Pentingnya Legalitas Bagi Pelaku Usaha UMKM Di Kaligawe Semarang

News —Selasa, 7 Dec 2021 13:15
    Bagikan  
Pentingnya Legalitas Bagi Pelaku Usaha UMKM  Di Kaligawe Semarang
Tim Pengabdian Masyarakat FH Unissula foto bersama dengan Bapak Heri Nurcahyo Ketua RW Sawah Besar Kaligawe Semarang dalam kegiatan Penyuluhan Hukum

MATAJATENG, Semarang - Tim Pengabdian Fakultas Hukum yang terdiri dari beberapa dosen Fakultas Hukum Unissula Semarang diantaranya Dr.Lathifah Hanim, SH,MHum,MKn., Dr.Hj.Sukarmi, SH, MH., Dr.Maryanto, SH,MH, dan Dr.Hj.Aryani Witasari, SH.MHum. Pada hari Minggu  10 Oktober 2021 , bertempat di salah satu rumah warga di Sawah Besar III RT.01/RW.03 Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang  mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Pentingnya Legalitas Badan Usaha bagi Pelaku Usaha UMKM di Kaligawe Semarang.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan bersamaan dengan kegiatan arisan PKK ibu-ibu warga Sawah Besar III yang dihadiri oleh 33 warga Sawah Besar III  Kaligawe Kota Semarang. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum ini sebagai salah satu kegiatan dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu seorang dosen wajib melakukan kegiatan mengajar, meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat dan kegiatan ini di danai oleh Unissula (Universitas Islam Sultan Agung) Semarang.

Tim Pengabdian Masyarakat FH Unissula foto bersama dengan Bapak Heri Nurcahyo Ketua RW Sawah Besar Kaligawe Semarang dalam kegiatan Penyuluhan Hukum.


Bapak Heri Nurcahyo Ketua RW Sawah Besar Kaligawe Semarang, mengatakan kegiatan Penyuluhan hukum tentang legalitas badan usaha bagi pelaku usaha UMKM di Kaligawe Semarang yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK yang juga hampir sebagian  besar ibu-ibu PKK ini sebagai pelaku usaha UMKM diantaranya punya usaha jual air isi ulang, rias pengantin, jual minuman herbal, catering, jual makanan ringan, dll, kegiatan penyuluhan hukum ini dilakukan karena belum adanya pemahaman pelaku UMKM di Sawah Besar Kaligawe Semarang mengenai legalitas badan usaha.

Baca juga: 10 NOMINE ANUGERAH KEBUDAYAAN PWI - HPN 2022

Dr.Lathifah Hanim, SH,MHum,MKn mengatakan ada beberapa manfaat legalitas badan usaha diantaranya : Merupakan ajang promosi sehingga memudahkan pemasaran produknya. Untuk memperoleh kepastian usaha sehingga memudahkan perluasan usaha dengan adanya penanaman modal dari pihak lain yang berminat. Membuat manajemen perusahaan lebih sehat karena masyarakat diajak berperan serta secara tidak langsung untuk mengawasi perusahaan. Mendapatkan pembinaan dan dukungan pemerintah mengenai permodalan dengan kredit prioritas, pameran produk, serta manajemen usaha, Memberikan kemudahan dalam kemitraan dan kerja sama usaha merger dan akuisisi, serta penyertaan modal. Terlindungi dari praktik usaha yang tidak jujur. Memudahkan pemerintah untuk mengikuti perkembangan dunia usaha secara menyeluruh. Memudahkan penetapan kebijaksanaan dan pengembangan usaha dalam rangka:  Bimbingan, pembinaan dan pengawasan kegiatan perusahaan, Penciptaan iklim usaha yang sehat dan tertib,  Pengembangan usaha dalam rangka perkembangan ekonomi nasional. dan. Sebagai bahan untuk menyusun kebijakan dibidang investasi, pasar modal, perbankan/perkreditan dan hutang luar negeri pihak swasta di masa mendatang.

Penyuluhan Hukum tentang pentingnya Legalitas Usaha bagi Pelaku Usaha UMKM di Sawah Besar Kaligawe Semarang.

 

Lathifah Hanim mengatakan, beberapa hal yang disampaikan pada kegiatan penyuluhan hukum yang dilakukan pada hari Minggu lalu itu, antara lain seperti manfaat legalitas badan usaha bagi pelaku usaha UMKM,  pentingnya P-IRTdan alur pengurusan P-IRT, tentang SIUP, Nomor Induk Berusaha (NIB), hal-hal yang harus diperhatikan dalam memperoleh izin P-IRT serta pentingnya marketing dan branding produk melalui contoh komparisi produk UMKM di wilayah lain.

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Untuk  memberikan Penyuluhan  serta  meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan terhadap Pentingnya Legalitas Badan Usaha sebagai Perlindungan Hukum bagi Pelaku Usaha UMKM di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang khususnya warga Sawah Besar III RT.01/RW.03.

Baca juga: Obati Rindu, Ganjar-Habib Syech Bertemu dan Berselawat Bareng di Satu Panggung

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bemanfaat bagi warga Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, yaitu dapat menambah wawasan dan ilmu tentang bentuk-bentuk badan usaha dll, sehingga usahanya bisa didaftarkan pada Dinas Penanaman Modal dan Pemberian Ijin Satu Pintu Kota Semarang, sedangkan manfaat bagi Dosen yaitu sebagai sarana untuk mengabdikan guna mewujudkan Tri Dhama Perguruan Tinggi.

Dr.Lathifah Hanim SH,MHum,MKn, menambahkan, kegiatan ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi permasalahan di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang tentang adanya kreasi yang dimiliki oleh warga masyarakat Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, apakah mereka sudah mempunyai bentuk usaha sebagai legalitas usahanya, usahanya sudah mempunyai NIB (Nomor Induk Berusaha) atau belum, usahanya sudah didaftarkan pada Dinas Penanaman Modal dan Pemberian Ijin Satu Pintu Kota Semarang apa belum, apakah usahanya yang terdiri dari isi ulang galon, jahit baju, rias pengantin, warungan, toko kelontong, cuci motor mobil, minuman herbal, kerajinan tangan sudah ada mereknya apa belum.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang  dengan melakukan pencerahan, pemberian atau penyampaian materi kepada masyarakat di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang  dilanjutkan dengan wawancara tanya-jawab kepada peserta pengabdian, dengan demikian maka akan didapat  hambatan-hambatannya yang kemudian dikembangkan dilakukan identifikasi masalah untuk didiskusikan solusinya demi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang.

Baca juga: Mancing Asik Semarang Zoo, Jadi Ajang Silaturahmi dan Dialog dengan Warga

Dr.Lathifah Hanim, SH.MHum.,MKn. mengatakan, harapannya pemilik usaha di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang dapat mendirikan badan usaha sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mereka bisa menyesuaikan usahanya, kira-kira mau mengajukan bentuk usaha dengan bentuk apa, bisa persekutuan perdata, firma, koperasi, CV atau PT. Diharapkan jika ada pengarahan dan pembinaan dari pemerintah / dinas terkait, maka pemilik usaha yang dimiliki oleh Kelurahan Kaligawe Kecamatan GayamsariKota Semarang dapat diikutsertakan dalam pengarahan dan pembinaan dari pemerintah serta dapat mengajukan permohonan bentuk usahanya pada Dinas Penanaman Modal dan Pemberian Ijin Satu Pintu Kota Semarang.

Penyuluhan Hukum tentang Legalitas Badan Usaha bersama dengan ibu-ibu PKK Sawah Besar III Kaligawe Semarang.


Dr.Lathifah Hanim, SH.MHum,MKn menambahkan bahwa hasil dari pengabdian masyarakat dengan tema Penyuluhan Terhadap Pentingnya Legalitas Badan Usaha sebagai Perlindungan Hukum bagi Pelaku Usaha UMKM di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang sangat bermanfaat bagi warga Gayamsari Kota Semarang. Dampak dari kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan warga Gayamsari terhadap Pentingnya Legalitas Badan Usaha sebagai Perlindungan Hukum bagi Pelaku Usaha UMKM di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang dalam meningkatkan ketahanan ekonomi di Kelurahan Kaligawe sangat bermanfaat dan diharapkan  dapat berkelanjutan Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang  dengan melakukan pencerahan, pemberikan atau penyampaian materi kepada masyarakat di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Semarang  dilanjutkan dengan wawancara tanya-jawab kepada peserta pengabdian, dengan demikian maka akan didapat  hambatan-hambatannya yang kemudian dikembangkan dilakukan identifikasi masalah untuk didiskusikan solusinya demi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semang.

 

Baca juga: Bantu Korban Semeru, Jateng Kirim Logistik dan Tim Relawan ke Jatim


Baca juga: Semeru Erupsi, Warga Sekitar Gunung Merapi Harus Siaga

Editor: Ilham
    Bagikan  

Berita Terkait