KONI Solo Raya Merapat ke Bona Ventura

News —Kamis, 9 Dec 2021 22:33
    Bagikan  
KONI Solo Raya Merapat ke Bona Ventura
SM/dok BULATKAN TEKAD : Para ketua KONI Solo Raya foto bersama seusai membulatkan tekad untuk mendukung calon ketua KONI Jawa Tengah 2021 - 2025 Bona Ventura Sulistiana pada pertemuan rutin tiga bulan

MATAJATENG, KLATEN - Tujuh ketua umum KONI Solo Raya berkomitmen bulat untuk merapat ke calon ketua KONI Jateng 2021 -2025 Bona Ventura Sulistiana dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Jateng, di Semarang, 23 - 24 Desember mendatang. Kebulatan tekad tersebut dilakukan di Klaten dalam rangka pertemuan rutin tiga bulan, kemarin. Hal tersebut dikemukakan koordinator KONI Solo Raya Lilik Kusnandar, yang merupakan ketua KONI Kota Surakarta.

''Setiap tiga bulan, kami memang melakukan pertemuan untuk membahas perkembangan pembinaan di Solo Raya. Karena saat ini bersamaan dengan masa menjelang Musprov yang salah satu agendanya memilih ketua KONI Jateng, maka kami bersepakat mendukung Pak Bona Ventura Sulistiana,'' kata Lilik.

Para ketua KONI yang hadir adalah tuan rumah Klaten Parwanto, Lilik Kusnandar (Surakarta), Agung Joko Purwanto (Boyolali), Eko Budi Santoso (Wonogiri), Subono (Sragen), Sukono (Sukoharjo), dan Sumarno (Karanganyar). Hadir pula beberapa mantan ketua KONI di antaranya Gatot Sugiarto (KONi Surakarta 2017 - 2021).

Baca juga: Bangkitnya Industri Pariwisata Kota bandung

Mengenai alasan dukungan, Lilik yang juga ketua harian Pengprov IMI Jateng menyebut Bona saat ini merupakan tokoh yang berpengalaman di kancah olahraga Jateng. Pengalaman menjadi pelaksana tugas (Plt) ketua umum KONI Jateng menjadi modal utama. ''Bahwa Jateng dinilai gagal pada PON XX lalu, itu bukan tanggung jawab Pak Bona. Itu adalah hasil proses pembinaan alm Pak Broto. Hanya dengan waktu tiga bulan, dia (Bona - Red) tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi dari waktu tiga bulan itu, banyak diperoleh pengalaman untuk modal memimpin KONI Jateng periode mendatang,'' paparnya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah jaringan Bona. Meskipun saat ini bukan anggota legislatif atau birokrat tetapi hubungan dengan kalangan dewan dan Pemprov Jateng sangat dekat. ''KONI adalah mitra pemerintah dalam pembinaan olahraga, sehingga suka atau tidak suka tokoh yang memiliki kedekatan dengan birokrat dan dewan sangat dibutuhkan,'' tegasnya.

Baca juga: Jateng Terima Anugerah Meritokrasi, Ungguli Jatim Jabar dan DKI Jakarta

Bona juga diketahui pengurus partai di Jawa Tengah. Senioritas di partainya, menjadi modal pula untuk berakrab-akrab dengan bupati dan walikota di Jawa Tengah untuk ''menitipkan'' KONI kabupaten/kota dalam prioritas penanganggaran. ''Dan beliau bukan hanya akrab dengan tokoh yang separtai. Lintas partai atau dengan partai lain juga dekat,'' ungkapnya.
Secara pribadi, Lilik juga sudah sangat akrab dalam urusan membina olahraga. Saat IMI Jateng di bawah ketua Hendrar Prihadi (kini Wali Kota Semarang),

Bona adalah sekretaris, sedangkan dia adalah kabid pembinaan. ''Jadi sudah tahu betul kelebihan dan kekurangannya. Hal inilah yang saya sampaikan kepada rekan-rekan ketua KONI Solo Raya,'' kata Lilik, yang menjadi tokoh pertama yang menyerahkan surat dukungan kepada Bona atas nama Pengprov IMI saat deklarasi Bona Ventura di Hotel Grasia, 1 Desember lalu.

POR Solo Raya
Agenda lain, yang sebenarnya merupakan acara utama dari pertemuan rutin tiga bulanan adalah gagasan untuk menggelar Pekan Olahraga Solo Raya (POR Solo Raya). Diakuinya, ide tersebut diilhami oleh sukses KONI Dulongmas (Kedu, Pekalongan dan Banyumas). ''Kan bagus kita iri dengan sukses pihak lain. Jadi terus terang, POR Dulongmas itu mengilhami kami,'' katanya.

Mengenai kapan dilaksanakan, Lilik belum bisa memastikan. Sebab ide tersebut perlu dimatangkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya. ''Persiapan harus matang. Kami juga harus menyatukan visi,'' katanya.

Baca juga: Ganjar Lantik Agen Antikorupsi, Asah Siswa jadi Musuh Koruptor

Namun demikian, dalam upaya mendukung program pemerintah makan cabang-cabang olahraga yang menjadi program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) akan menjadi prioritas. ''Kan cabang yang masuk DBON tidak terlalu banyak. Jadi itu dulu,'' jelasnya. (H85,H32)

Editor: Ilham
    Bagikan  

Berita Terkait